Pramuka

Naskah Drama “Kasih Sayang Seorang Ibu”

Narator: Di tengah Pedesaan,terdapat rumah yang dihuni oleh seorang ibu tua dan dua orang anaknya, ia sudah 2 tahun menjanda.Suaminya telah meninggal dunia dikarenakan penyakit jantungnya.Ibu tua tersebut hanyalah seorang penjual kue  keliling.

Ibu:”kueee…..kueee….kueee”(sambil berkeliling disekitar pedesaan tersebut)

Narator: Setelah dagangannya habis ibu tua tersebut kembali pulang kerumahnya,dan setelah sampai dirumah ibu tua itupun beristirahat.Lama kelamaan anaknya pulang sekolah.

Anak 2:”Assalamualaikum”(sambil menyalami ibunya)

Anak 1: (tanpa mengucapkan salam, langsung menuju kamarnya)

Ibu: Nak, kalau masuk rumah mengucapkan salam terlebih dahulu (sambil batuk-batuk)

Anak 1: (Keluar dari kamar tanpa menghiraukan ucapan ibunya dengan muka sinis) mau mauku lah ibu, buat apa ki’ pedulikan  ka’?

Anak 2: Kakak, jangan ko bantah ibu, ibu peduli karena moko na kasih jadi anak yang baik!

Anak 1: Kenapa ko kah ikut campur, masih kecil ko kau!

Ibu:Astaga nak, betul itu na bilang adikmu, ibu mau jadikan ko anak yang baik!

Anak 1:Adik terus mi itu yang benar, tidak pernah ka’ saya benar.

Narator:Dari luar terdengar suara teman-temannya memanggil-manggil namanya.Lalu Ia pun keluar sambil menendang pintu tanpa mengucapkan salam.

Teman 1: Kenapa sa dengar di dalam rumahmu kayak ada suara bertengkar? Bertengkar ko kah sama ibumu?

Teman 2: Iyo bos, kenapa ko kah?

Anak 1: Masak toh itu ibuku, adikku terus ji na bela baru kita tidak na bela, na bilang ji kalau na sayang ka tapi tidak na buktikan, aeee percuma ji ka’ punya ibu!

Teman 3: Masa’ begitu ibumu? Kalau saya itu keluar ka dari rumah,kerumah ku miko saja ndk ada jhi orang ,mau jhi ke kota ibuku dengan ayahku.

Anak 1: Bihhh iyyo le’…Di rumahmu bang mika saja

Narator: Keesokan harinya,ibu tua itu mencari dan khawatir akan keberadaan anaknya.Penyakit ibu tua tersebut semakin hari,semakin parah.

Ibu:Kemana mi lagi kassi na ini anakku ehh,dari tadik malam tidak pulang-pulang.

        (lalu ia memanggil anak keduanya).Nakk!....Nakkk!

Anak 2:iya bu,kenapa ki?

Ibu:Pergi ko cari kakakmu dulu nakk!...Dari tadik malam tidak pulang-pulang nak.

Anak 2:Astagaah…iyye pale bu,pergi ka dulu cari ih.

Narator: Tiba-tiba sebelum adiknya pergi mencari kakaknya,kakaknya pun datang…Ia datang tanpa mengucapkan salam dan dengan sembrono masuk.

Ibu: Akhirnya pulang jiko nak…Di mana ko semalam nak?

Anak 1: Bukan ka saya mau kembali ke sini,mau jika saya datang ambil bajuku(sambil berjalan ke kamar).

Ibu:Nak!!...Janganko begitu lagi sakit ibu ini nak.(sambil meneteskan air mata)

Anak 1:Heee!...kita saja tidak pikirkan ka apalagi saya buat apa pikirkan ki!

Narator: Tiba-tiba serangan jantung ibunya kumat dan terjatuh dilantai….dan ternyata ibu itu telah meninggal dunia,tetapi anak pertamanya menghiraukannya dan kembali pergi ke rumah temannya.

Anak 2:kak,sudah tidak ada mi ibu…jangan miko pergi dulu….ibu!...kenapa cepat sekali ki tinggalkan ka.

Narator:Hari demi hari anak itupun hidup dengan sendiri…pada saat di sekolah anak itu tidak sengaja menyerempet ibu gurunya.

Anak 2:Ibu saya minta maaf,saya tidak sengaja.(sambil membantu mengambil buku ibu gurunya yang jatuh)

Bu guru:iyya ,tidakk apa2 jhi nak!

Kontak

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  0474 321005
Jl. Soekarno Hatta Puncak Indah, Malili

Kunjungi Sosial Media